Perencanaan Fasilitas

34. Perencanaan Fasilitas

Perancangan fasilitas didefinisikan sebagai rencana awal atau penataan fasilitas-fasilitas fisik (peralatan, tanah, bangunan, dan perlengkapan) untuk mengoptimasikan hubungan antara personil operasi, aliran material, aliran informasi, dan merupakan metode yang dibutuhkan untuk menciptakan perusahaan yang objektif, efisien, ekonomis, dan memuaskan (Apple, 1990).
Pada sistem manufaktur, proses perancangan fasilitas pabrik dapat dilakukan dengan cara Mempelajari proses produksisebagai berikut:

  1. Mempelajari proses produksi melalui:
    1. Pengaturan mesin
    2. Pengaturan peralatan
    3. Pengaturan area kerja
  2. Miminumkan perpindahan material
  3. Menjaga fleksibilitas dari tata letak fasilitas, yang memungkinkan untuk dilakukannya perubahan tata letak
  4. Mengatur aliaran material sedemikian rupa sehingga waktu produksi menjadi sependek mungkin
  5. Memaksimumkan daya guna dari ruangan yang tersedia
  6. Mengurangi keterlambatan produksi
  7. Meningkatkan produktivitas tenaga kerja
  8. Meningkatkan moral dan kepuasan kerja
  9. Memberikan kenyamanan, keamanan, dan kebaikan-kebaikan untuk operator
  10. Mengurangi antrian material yang menunggu untuk diproses
  11. Mengurangi kemungkinan bahaya selama proses produksi dan pengaruhnya terhadap kualitas produk
  12. Mengurangi ongkos pengontrolan, ongkos maintenance, dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s