MOTIVASI HIDUP

MOTIVASI HIDUP

Motivasi hidup mempengaruhi hidup Anda. Banyak orang yang masih belum memahami apa yang menjadi motivasi hidup atau baru memahami sebagian dari motivasi hidup sebenarnya. Pemahaman yang kurang atau parsial tentu akan mempengaruhi kualitas kehidupan kita.

Apa definisi motivasi hidup? Kita lihat dulu definisi motivasi.Motivasi pada dasarnya adalah alasan atau dorongan untuk bertindak.Maka motivasi hidup bisa diartikan alasan atau dorongan untuk hidup. Dari sini akan membawa kepada sebuah pertanyaan besar, mengapa kita hidup? Mengapa kita ada di dunia ini?Siapa saya?Banyak orang yang berusaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Namun mereka tidak akan menemukan jawabannya atau menemukan jawaban yang salah selama mereka mencari dari sumber yang salah.

Seharusnya, jika kita bertanya mengapa kita hidup, kita harus bertanya kepada Yang Menghidupkan kita. Tiada lain adalah Allah SWT. Dan, Allah SWT sudah menjawab pertanyaan kita ini dan dituliskan dalam kitab suci kita Al Qur’an.

Jadi ibadahlah yang menjadi motivasi hidup sejati kita. Hidup kita tiada lain hanya untuk beribadah kepada Allah. Segala gerak gerik kita, pemikiran kita, dan ucapan kita harus dalam rangka beribadah kepada Allah.

Tentu saja, pemahaman ibadah disini adalah ibadah secara integral.Bukan hanya ibadah ritual saja, tetapi ibadah secara kesuluruhan.Artinya semua aspek kehidupan yang kita jalani harus dalam rangka ibadah.

Jika ibadah sudah menjadi motivasi hidup kita, inilah yang perlu kita lakukan:

Pertama:Jadikan, semua yang kita lakukan saat ini menjadi bernilai ibadah. Tapi hati-hati, ada berbagai tindakan yang tidak bisa diubah menjadi ibadah yaitu tindakan yang nyata-nyata perbuatan maksiat.Untuk tindakan maksiat, harus dihentikan dan diganti dengan ibadah. Untuk mengganti tindakan “biasa” menjadi tindakan ibadah ialah dengan dua cara:

  1. Niatkan sebagai ibadah
  2. Lakukan dengan cara yang sesuai syariat

Kedua: Ketahui apa saja ibadah yang harus kita lakukan dan lakukanlah sebisa mungkin. Ketahuilah apa yang dilarang dan jangan lakukan.

MOTIVASI SISWA

MOTIVASI SISWA

Motivasi berasal dari kata motif, di artikan sebagai daya upaya yang
mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.Jadi motivasi dapat di artikan
sebagai daya yang telah menjadi aktif.motif menjadi aktif pada saat tertentu,
terutama bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat dirasakan atau
mendesak.
Istilah motif (motive) dan motivasi pada mulanya menjadi topik dalam
psikologi yang kemudian meluas ke bidang-bidang lain seperti dalam bidang
pendidikan dan manajemen.
Motif (motive) berasal dari akar kata bahasa latin “ movere “, yang
kemudian menjadi “motion“, yang artinya gerak atau dorongan untuk
bergerak. Jadi motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif atau hal menjadi motif.Tegasnya, motivasi adalah motif atau hal yang sudah menjadi
aktif pada saat tertentu, terutama bila kebutuhan untuk mencapai tujuan
terasa sangat mendesak.
Kata “motif”, di artikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang
untuk melakukan sesuatu.Motif dapat di katakan sebagai daya penggerak dari
dalam dan di dalam subjek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi
mencapai suatu tujuan. Bahkan motif dapat di artikan suatu kondisi intern
(kesiapsiagaan). Berawal dari kata “motif” itu, maka motivasi dapat di artikan
sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif.Motif menjadi aktif pada
saat-saat tertentu, terutama bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat di
rasakan/mendesak.
James O. Whittaker memberikan pengertian secara umum mengenai
penggunaan istilah “motivation” di bidang psikologi.Ia mengatakan bahwa

motivasi adalah kondisi-kondisi atau keadaan yang mengaktifkan atau
memberi dorongan kepada makhluk untuk bertingkah laku mencapai tujuan
yang di timbulkan oleh motivasi tersebut.
Thorndike yang terkenai dengan pandangannya tentang belajar sebagai
proses “trial and error” itu dimulai dengan adanya beberapa motif yang
mendorong keaktifan. Dengan demikian, untuk mengaktifkan anak dalam belajar di perlukan motivasi.Ia menekankan pentingnya motivasi di dalam
belajar.
Sama halnya dengan Thorndike, menurut Ghuthrie motivasi hanyalah
menimbulkan variasi respons pada individu, dan bila di hubungkan dengan
hasil belajar, motivasi tersebut bukan instrumental dalam belajar.
Morgan menjelaskan istilah motivasi dalam hubungannya dengan
psikologi pada umumnya. Menurut Morgan, motivasi bertalian dengan 3 hal
yang sekaligus merupakan aspek-aspek dari motivasi. Ketiga hal tersebut
ialah : keadaan yang mendorong tingkah laku (motivating states), tingkah
laku yang di dorong oleh keadaan tersebut (motivated behavior), dan tujuan
dari tingakah laku tersebut (goals or ends of such behavior). Motivasi terjadi
dengan siklus antara motif, tingkah laku instrumental dan tujuan 

MOTIVASI INTRINSIK

MOTIVASI INTRINSIK

Yang dimaksud dengan motivasi instrinsik adalah motif-motifyang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar,karena dalam diri individu sudah ada dorongan untuk melakukansesuatu. yaitu bahwa suatu aktivitas/kegiatan belajar di mulai danditeruskan berdasarkan penghayatan suatu kebutuhan dan doronganyang secara mutlak berkaitan dengan aktivitas belajar itu.Motivasi itu instrinsik bila tujuannya inheren dengan situasibelajar dan bertemu dengan kebutuhan dan tujuan anak didik untukmenguasai nilai-nilai yang terkandung di dalam pelajaran itu.

Anakdidik termotivasi untuk belajar semata-mata untuk menguasai nilai- nilaiyang terkandung dalam bahan pelajaran, bukan karena keinginan lain seperti ingin mendapat pujian, nilai yang tinggi, atau hadiah dansebagainya.Bila seseorang telah memiliki motivasi instrinsik dalam dirinyamaka ia secara sadar akan melakukan suatu kegiatan yang tidakmemerlukan motivasi dari luar dirinya.

Dalam aktivitas belajar motivasiinstrinsik sangat diperlukan, terutama belajar sendiri.Seseorang yangtidak memiliki motivasi instrinsik sulit sekali melakukan aktivitasbelajar secara terus-menerus.Seseorang yang memiliki motivasiinstrinsik selalu ingin maju dalam belajar. Keinginan itu dilatarbelakangioleh pemikiran yang positif,bahwa pelajaran yang akan kita pelajari skarang akan dibutuhkan dan sangat berguna kini dan dimasa mendatang. 

MOTIVASI EKSTRINSIK

MOTIVASI EKSTRINSIK

 

Motivasi ekstrinsik adalah kebalikan dari motivasi instrinsik.Motivasi ekstrinsik adalah motif- motif yang aktif dan berfungsi karenaadanya perangsang dari luar, yaitu suatu aktivitas belajar dimulai danditeruskan, berdasarkan kebutuhan dan dorongan yang tidak secaramutlak berkaitan dengan aktifitas belajar sendiri. Misalnya, siswa rajinbelajar untuk memperoleh hadiah yang dijanjikan kepadanya, atau anaktekun belajar untuk menghindari hukuman yang diancamkan kepadanya Motivasi belajar dikatakan ekstrinsik bila anak didikmenempatkan tujuan belajarnya di luar faktor- faktor situasi belajar(resides in some factors outside the learning situation). Anak didikbelajar karena hendak mencapai tujuan yang terletak di luar hal yangdipelajarinya.

Motivasi ekstrinsik bukan berarti motivasi yang tidak diperlukandan tidak baik dalam pendidikan.Motivasi ekstrinsik diperlukan agaranak didik termotivasi untuk belajar.Guru yang berhasil mengajaradalah guru guru yang pandai membangkitkan minat anak didik dalambelajar, dengan memanfaatkan motivasi ekstrinsik dalam berbagaibentuknya.Motivasi ekstrinsik sering digunakan karena bahan pelajarankurang menarik perha tian anak didik atau karena sikap tertentu padaguru atau orang tua. Yang tergolong bentuk motivasi belajar ekstrinsikantara lain:

1) Belajar demi memenuhi kewajiban

2) Belajar demi menghindari hukuman yang diancamkan

3) Belajar demi memperoleh hadiah material yang dijanjikan

4) Belajar demi meningkatkan gengsi social

5) Belajar demi memperoleh pujian dari orang lain, misalnya guru danorang tua

6) Belajar demi tuntutan jabatan yang ingin dipegang atau demimemenuhi persyaratan kenaikan jenjang 

MOTIVASI KONSUMEN

MOTIVASI KONSUMEN

 

Motivasi merupakan tenaga penggerak dalam diri individu yang mendorong mereka untuk bertindak.Tenaga penggerak ini ditimbulkan oleh tekanan keadaan tertekan yang tidak menyenangkan yang muncul sebagai akibat dari kebutuhan yang tidak terpenuhi.
Semua individu mempunyai kebutuhan, hasrat, dan keinginan. Dorongan bawah sadar individu untuk mengurangi tekanan yang ditimbulkan oleh kebutuhan menghasilkan perilaku yang diharapkannya akan memenuhi kebutuhan sehingga akan menimbulkan keadaan yang lebih menyenangkan dalam dirinya.

NEEDS (KEBUTUHAN)
Setiap orang mempunyai berbagai kebutuhan, diantaranya adalah:

  • Kebutuhan dasar (innate needs) yaitu kebutuhan yang dibawa sejak individu lahir dan bersifat fisiologis (biogenis), meliputi semua factor yang dibutuhkan untuk menopang kehidupan fisik (makanan, air, pakaian, perumahan, seks). Kebutuhan biogenis dianggap sebagai kebutuhan primer, karena semua itu dibutuhkan untuk meneruskan kehidupan biologis.
  • Kebutuhan perolehan (acquired needs) adalah kebutuhan yang dikembangkan individu sesudah lahir (yang dipelajari sebagai jawaban terhadap kebudayaan atau lingkungan) terutama bersifat psikologis (psikogenis), meliputi cinta, penerimaan, penghargaan, dan pemenuhan diri. Kebutuhan perolehan biasa dianggap sebagai kebutuhan sekunder. Kebutuhan-kebutuhan ini merupakan akibat dari keadaan psikologis subyektif individu dan dari berbagai hubungan dengan orang lain.

GOALS (SASARAN)
Sasaran adalah hasil yang diinginkan dari perilaku yang didorong oleh motivasi. Sasaran umum yaitu kelas atau kategori sasaran umum yang dipandang konsumen sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan. Analisis sasaran hasil (means and analysis) merupakan cara lain untuk meninjau paradigma sasaran kebutuhan. Beberapa individu menetapkan hasil yang diingini atas dasar nilai-nilai pribadi dan memilih sarana (perilaku) yang dipercaya dapat membantu mencapai sasaran yang diinginkan.

INTERDEPENDENCE OF NEEDS AND GOALS
Kebutuhan dan sasaran saling tergantung, tidak ada yang bisa eksis tanpa lainnya.Tetapi, kesadaran orang terhadap sasarannya sering tidak sebesar kesadaran orang itu terhadap kebutuhannya. Misalnya, seorang mahasiswa tidak menyadari kebutuhannya akan prestasi tetapi ia mungkin berjuang untuk mendapatkan nilai A.

POSITIVE AND NEGATIVE MOTIVATION
Positive motivation merupakan kebutuhan, keinginan, atau hasrat.Negative motivation merupakan rasa takut atau keengganan. Kekuatan motivasi positif dan negative terlihat sangant berbeda dari sudut kegiatan fisik (terkadang bersifat emosional), akan tetapi keduanya pada dasarnya sama yaitu bermanfaat untuk memulai dan menunjang perilaku manusia. karena alasan ini kedua jenis motivasi sering disebut sebagai kebutuhan.
Sasaran juga dapat positif atau negative.Sasaran positif adalah menjadi arah bagi perilaku, sehingga sering disebut obyek yang didekati.Sasaran negative adalah sasaran yang dihindari oleh perilaku dan disebut obyek yang dijauhi.

RATIONAL VERSUS EMOTIONAL MOTIVES

  • Rational Motives, menyatakan bahwa para konsumen memilih sasaran didasarkan pada kriteria yang obyektif, artinya konsumen secara teliti mempertimbangkan semua alternative dan memilih alternative yang memberikan manfaat terbesar, seperti ukuran, berat, harga, dsb.
  • Emotional Motives, mengandung arti bahwa pemilihan sasarannya menurut kriteria pribadi atau subyektif. Contoh, kebanggaan, ketakutan, kasih saying, dsb.

MOTIVASI FINANSIAL

MOTIVASI FINANSIAL

 

Dengan Motivasi diri manusia berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh kebebasanfinansial, dengan kemampuan dan pengetahuan masing-masing.Sebaliknya keuanganpula sebagai salah satu motivasi dalam orang bekerja.Selain motivasi diri perlutindakan nyata atau action untuk mengadakan perubahan kearah lebih baik tentunya.Pada setiap orang memiliki problem keuangan masing-masing, disini saya memberisalah satu solusi yang bisa dipakai agar bisa mengatasi kesulitan keuangan, yangdiajarkan para pebisnis senior.Para entrepreneur / pengusaha sejati memiliki 3 tahapan rumus dasar untuk melakukanrevolusi dalam hidupnya.

Tahapan Pertama,

Menginventarisir segala kemampuan, ketrampilan, keahlian yangdipunyai.Kemudian menjadikanya sebagai suatu skill atau keahlian yang saling terhubung dansaling menunjang. Catat apa saja yang selama ini telah dipelajari, dikuasai, dari segalapengalaman yang ada. Memupuknya sedemikian rupa dan merubah mindsetpecundang menjadi pemenang. Bisa dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan praktis.Begabung dengan mereka yang mempunyai mindset serupa. Karena denganbergabung dengan mereka yang memiliki motivasi yang baik akan memberikan energipositif kepada Anda. Menjadi spirit baru bagi Anda.

 

 

Tahapan Kedua,

Mulailah usaha baru.Wiraswasta adalah salah satu solusi disini yang dianjurkan.Setelah Anda mengubahmindset diri anda dan memulai usaha baru atau berwirausaha, dengan modalseadanya, namun dengan dengan setumpuk keterampilan dan timbunan keberanianyang luar biasa.Sehingga menyiapkan Anda menjadi seorang pengusaha mandiri.Pada tahap kedua ini Anda menjalankan bisnis pilihan Anda yang telah Anda pupukpada tahap pertama.Lakukan saja tanpa banyak berfikir.Kadang terlalu banyak berfikir dan pertimbangan menghilangkan keberanian dan menetralkan penilaian, sehinggahasilnya keragu-raguan dan nol besar.Pada tahap kedua ini anda perlu mendalamibisnis anda lebih dalam. Apa yang diinginkan pasar?, apa yang dicari orang?, apa yangingin dimiliki orang?, apa yang orang lain mengalami kesulitan? Dan ketika anda bisamemberi solusi,maka otomatis menjadi celah bisnis Anda. Satu syarat bahwa Andasudah bisa menjawab segala pertanyaan mereka, dan Anda bisa memberi solusipadanya. Untuk bisa memberi orang lain yang mereka cari, Anda harus belajar lebihdahulu, menggali ide dan menemukan solusi untuk kemudian Anda menjualnya ide Anda itu. Itulah produk yang harus Anda miliki.

 

 

Tahapan Ketiga,

memetik hasilnya. Sepertinya mustahil tapi, kita coba gali lebihdalam.Pada tahap ketiga ini semestinya Anda sudah menguasai seluk-beluk bisnis anda,kemudian menambah pengetahuan dari mentor Anda atau senior anda. Belajar darimereka dengan berbagai cara, membaca artikelnya, mengikuti tips-tipsnya, walaupuntidak belajar langsung, namun pastinya menjadi lilin penenerang saat Andamembutuhkanya. Karena pada mereka tentunya lebih berpengalaman dan tahu caramenghadapi hal-hal tak terduga. Mensejajarkan Anda dengan pentolan-pentolan akanmemudahkan ruang bisnis Anda dimasa depan. Dan semestinya pada tahap ketiga ini Anda sudah bisa menikmati hasil jerih payah anda.Memetik kesuksesan Anda.Selanjutnya anda bisa mengembangkan kearah mana saja pengembangan usahaanda.Tahap demi tahap bisa anda jadwal sendiri namun tidak berlebihan bila paraentrepreneur pengalaman membaginya dalam hitungan satu tahun untuk satu tahap.Syukur bila anda bisa lebih cepat dari itu lebih bagus.

MOTIVASI WIRAUSAHA

MOTIVASI WIRAUSAHA

motivasi dalam wirausaha

Motivasi dan Kepemimpinan dalam Kewirausahaan

Pemahaman Motivasi

Perkataan motivasi berasal dari Bahasa Inggris yaitu, motivation. Kata asalnya ialah motive

Motivasi adalah sesuatu yang menggerak dan mengarahkan seseorang dalam tindakan-tindakannya secara negatif atau positif.

Beberapa pengertian motivasi

1.Motivasi adalah suatu bentuk dorongan pikiran dan hati yang menjadi penggerak utama seseorang, sesebuah keluarga atau organisasi untuk mencapai apa yang diinginkan.

2.Motivasi adalah stimulasi atau semangat akibat rangsangan atau keghairahan terhadap sesuatu yang benar-benar diingini.

Pengertian motivasi menurut Walgito (2002)

Motif berasal dari bahasa latin movere yang berarti bergerak atau tomove yang berarti kekuatan dalam diri organisme yang mendorong untuk berbuat (driving force). Motif sebagai pendorong tidak berdiri sendiri tetapi saling terkait dengan faktor lain yang disebut dengan motivasi. Menurut Caplin (1993) motif adalah suatau keadaan ketegangan didalam individu yang membangkitkan, memelihara dan mengarahkan tingkah laku menuju pada tujuan atau sasaran. Motif juga dapat diartikan sebagai tujuan jiwa yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu dan untuk tujuan-tujuan tertentu terhadap situasi disekitarnya (Woodworth dan Marques dalam Mustaqim, 1991).Sedangkan menurut Koontz dalam Moekjizat (1984) motif adalah suatu keadaan dari dalam yang memberi kekuatan, yang menggiatkan atau menggerakkan, dan yang mengarahkan atau menyalurkan perilaku kearah tujuan-tujuan tertentu.

Motivasi Modern

Pada zaman modern seperti saat ini,meningkatkan produktifitas dengan cara yang otoriter tidak memungkinkan lagi, sebab cara ini dapat mengakibatkan kerenggangan hubungan dan mengarah kepada timbulnya masalah dengan para pekerja, dari mulai pengunduran diri, hingga sabotase yang dilakukan para pekerja yang tidak suka akan sikap otoriter atasannya.

Beberapa manajer melakukan pendekatan yang halus. Mereka mendoakan dan memohon agar para pekerjanya loyal “kepada tim”. Namun cara ini tidak akan berhasil pada jangka waktu yang lama, kemudian para pekerja merasa dipermainkan dan tersinggung.

Taktik lain yang dilakukan adalah “umpan dan pecut”. Maksud dari filosofi itu yakni pegawai diberikan bonus, pegawai mana yang akan menolak bonus pertama. Hal itu dimaksudkan agar kinerja pegawai tersebut meningkat dan kompeten.

Setiap manajer yang baik pasti memiliki ide-ide yang cemerlang untuk meningkatkankinerja pegawainya.Untuk itu semua, bagi manajer yang cerdik adalah memberikan tambahan tanggung jawab dan kesempatan memperoleh pengetahuan baru.Semua ini adalah penguatan psikologis, sebagai ukuran bagi pegawai bahwa mereka tumbuh dan berkembang.

Cara Manajer Memberikan Motivasi

Sumber terpenting dalam manajemen adalah manusia. Seperti yang dikatakan oleh konsultan manajemen, “tidak seperti sumber lain, manusia mempunyai kemampuan besar untuk tumbuh dan berkembang. Pertimbangan ini membuat motivasi pegawai merupakan aspek manajemen terpenting dan menantang.

Untuk dapat meningkatkan efektivitas manajemen, anda dapat meyakinkan pegawai anda bahwa pegawai anda itu memiliki potensi dan kapasitas dalam bekerja, dan juga anda dapat membangkitkan semangat mereka agar memberikan bakat dan energi mereka yang terbaik untuk mencapai tujuan organisasi.

Sebagai manajer, Pengertian anda tentang peran anda sehubungan dengan bawahan anda, pengertian anda tentang kebutuhan mereka dan keterampilan anda menyelaraskan sasaran pribadi mereka dengan sasaran organisasi, menentukan keberhasilan anda.Memotivasi pegawai melibatkan hubungan yang mendasar yang terbangun dalam susunan organisasi.

Pegawai masa kini memerlukan tugas yang menantang.Mereka perlu merasa bahwa mereka adalah bagian dari kegiatan.Anda sebagai manajer dapat memenuhi kebutuhan itu dengan pendelegasian yang efektif.Dalam kenyataanya, pendelegasian yang diberikan kepada pegawai program pelatihan dalam pekerjaanberlanjut dan kesempatan penuh. Pegawai akan menyambut baik atasan yang secaranaluriah yang memperlakukan bawahannya dengan hormat dan menghargai mereka. Dengan begitu mereka akan merasa dihargai sebagai individu.

Cara Memotivasi Pegawai

Cara efektif untuk memotivasi pegawai untuk menjadi produktif, pegawai harus merasa memiliki minat besar dalam pekerjaan mereka dan mendapatkan kepuasaan dari pekerjaannya.

Setelah itu supaya pegawai dapat produktif, semaksimal mungkinmereka harus diber kesempatan untuk dapat berkeja dalam suasana dimana semua pegawai bekerjasama dan bertanggungjawab.

Fungsi manajemen SDM adalah untuk menerapkan konsep diatas melalui keputusan pegawai tata usaha upah dan gaji pelatihan manajemen dan komunikasi.

Dibawah ini beberapa hal spesifik untuk setiap bidang yang berguna umtuk meningkatkan produktifitas melalui perubahan kebijakan personalia :

1.Penerimaan pegawai

2.Pelatihan manajemen

3.Tata usaha gaji dan upah